Wednesday, August 19, 2026

Inovasi dan Pendampingan Usaha: PKM BIMA Dorong IKM Nau Palm Sugar Kembangkan Produk Gula Lontar

Inovasi dan Pendampingan Usaha: PKM BIMA Dorong IKM Nau Palm Sugar Kembangkan Produk Gula Lontar


Makassar – Dalam upaya meningkatkan daya saing industri lokal serta mengoptimalkan potensi komoditas daerah, tim Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) pendanaan BIMA Kemendikbudristek melaksanakan program pendampingan bagi Industri Kecil Menengah (IKM) Nau Palm Sugar. Program ini berfokus pada efisiensi proses produksi dan pemutakhiran olahan berbasis gula lontar agar dapat bersaing di pasar modern.


Melalui sinergi akademisi dan pelaku usaha, kegiatan pendampingan ini dirancang untuk menjawab tantangan utama pengrajin gula tradisional, mulai dari keterbatasan alat pemrosesan, higienitas produk, hingga aspek pengemasan (packaging) dan pemasaran.

Poin Utama dan Fokus Inovasi Program:

  • Penerapan Teknologi Tepat Guna: Mengimplementasikan mesin/peralatan produksi yang lebih efisien guna mempermudah pengolahan nira lontar menjadi produk gula kristal/semut yang bernilai jual tinggi.

  • Standarisasi Kualitas & Higienitas: Membimbing pelaku usaha dalam menerapkan Good Manufacturing Practices (GMP) serta kelayakan sanitasi selama proses pengolahan berlangsung.

  • Pengembangan Kemasan & Branding: Merancang desain kemasan produk yang lebih estetik, aman, serta memenuhi standar informasi nilai gizi untuk menarik minat konsumen luas.

  • Perluasan Akses Pemasaran: Memberikan edukasi terkait strategi pemasaran digital (digital marketing) agar produk IKM Nau Palm Sugar mampu menembus pasar ritel modern dan e-commerce.

Penerapan program PKM BIMA ini diharapkan tidak hanya mampu mendongkrak kapasitas produksi dan omzet IKM Nau Palm Sugar, tetapi juga menjadi dorongan bagi optimalisasi potensi tanaman lontar sebagai komoditas unggulan daerah yang berkelanjutan.

Informasi Artikel Original:

  • Judul Asli: PKM BIMA Dorong IKM Nau Palm Sugar Kembangkan Produk Gula Lontar

  • Sumber Publikasi: Saudagar.news
Inovasi Terbarukan: Kelompok Tani Ternak Subur Jaya Terapkan Reaktor Fixed Dome Berbasis IoT untuk Pengolahan Biogas

Inovasi Terbarukan: Kelompok Tani Ternak Subur Jaya Terapkan Reaktor Fixed Dome Berbasis IoT untuk Pengolahan Biogas


Makassar, 21 Agustus 2026 – Dalam upaya mendorong kemandirian energi dan pemanfaatan limbah peternakan yang ramah lingkungan, inovasi teknologi terbarukan kembali diterapkan di sektor pertanian dan peternakan. Kelompok Tani Ternak Subur Jaya berhasil mengimplementasikan teknologi reaktor Fixed Dome berbasis Internet of Things (IoT) untuk mengolah kotoran sapi menjadi energi terbarukan berupa biogas.

Penerapan teknologi ini menghadirkan solusi atas permasalahan limbah kotoran ternak yang kerap mencemari lingkungan pemukiman dan perkebunan. Melalui sistem Fixed Dome yang terintegrasi dengan sensor IoT, proses fermentasi kotoran sapi dapat dipantau secara real-time, mulai dari tekanan gas, suhu, hingga volume biogas yang dihasilkan.

Keunggulan dan Manfaat Penerapan Reaktor Fixed Dome Berbasis IoT:

  • Pengolahan Limbah Efektif: Mengubah kotoran sapi segar menjadi sumber energi bersih yang dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan memasak dan penerangan warga.

  • Monitoring Berbasis IoT: Memudahkan peternak dan pengelola dalam mengontrol kondisi reaktor secara terukur guna menjaga kestabilan produksi biogas.

  • Produk Sampingan Bernilai Ekonomis: Selain menghasilkan biogas, proses ini menghasilkan pupuk organik cair dan padat (slurry) yang kaya nutrisi untuk menyuburkan lahan pertanian anggota kelompok tani.

  • Pengurangan Emisi Karbon: Mengurangi pelepasan gas metana secara langsung ke udara bebas, mendukung kelestarian lingkungan berkelanjutan.

Penerapan inovasi berbasis teknologi tepat guna ini diharapkan mampu menjadi acuan (pilot project) bagi kelompok tani ternak lainnya di wilayah Sulawesi Selatan dalam mewujudkan desa mandiri energi dan ramah lingkungan.

Informasi Artikel Original:

  • Judul Asli: Kelompok Tani Ternak Subur Jaya Terapkan Reaktor Fixed Dome Berbasis IoT untuk Olah Kotoran Sapi Jadi Biogas

  • Sumber: Upeks.co.id

  • 19 Agustus 2026

KERJASAMA KAMI