Thursday, February 12, 2026

Rektor M Darwis Nur Tinri S.Sos, M.Si: 25 Dosen UPRI Melanjutkan Studi S3, Investasi Jangka Panjang untuk Kualitas Pendidikan

Rektor M Darwis Nur Tinri S.Sos, M.Si: 25 Dosen UPRI Melanjutkan Studi S3, Investasi Jangka Panjang untuk Kualitas Pendidikan



Courtesy by https://beritasembilan.com/rektor-m-darwis-nur-tinri-s-sos-m-si-25-dosen-upri-melanjutkan-studi-s3-rektor-investasi-jangka-panjang-untuk-kualitas-pendidikan/

beritasembilan.com-Makassar. Universitas Pejuang Republik Indonesia (UPRI) terus berkomitmen dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) di lingkungan akademiknya.

Pada laporan akademik yang disampaikan pada acara wisuda sarjana dan pascasarjana Tahun Akademik 2025/2026, Kamis 12 Februari 2026 di Hotel Claro Makassar, Rektor UPRI, M. Darwis Nur Tinri, S.Sos., M.Si., menekankan pentingnya pendidikan lanjut bagi dosen, terutama di jenjang doktoral (S3), untuk mendukung kemajuan institusi.

Rektor mengungkapkan bahwa sejumlah dosen UPRI saat ini tengah menempuh pendidikan doktoral dan pascadoktoral, baik di dalam maupun luar negeri, sebagai bagian dari investasi jangka panjang untuk penguatan kualitas akademik di universitas. “Kami terus mendorong dosen-dosen kami untuk melanjutkan studi ke jenjang yang lebih tinggi, karena hal ini akan memberikan dampak langsung terhadap kualitas pengajaran dan penelitian di UPRI,” ujar M. Darwis Nur Tinri.

25 Dosen UPRI Melanjutkan Studi S3

Menurut Rektor, saat ini terdapat 25 dosen yang tengah menempuh studi S3, dengan rincian sebagai berikut: Fakultas Ilmu Sosial dan Politik (FISIPOL) 6 orang, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) 3 orang, Fakultas MIPA 6 orang.

Fakultas Kesehatan Masyarakat (Kesmas) 3 orang, Fakultas Teknik (Fatek) 3 orang, Fakultas Hukum (FH) 3 orang, serta Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) 1 orang. Selain itu, terdapat juga 4 tenaga kependidikan dari Fakultas Kesmas yang sedang melanjutkan studi ke jenjang lebih tinggi.

Pendidikan lanjutan ini, menurut Rektor, bertujuan untuk memperkaya kompetensi dosen dalam bidang keilmuan dan mendukung pengembangan kurikulum yang lebih relevan dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. “Dengan semakin banyak dosen yang melanjutkan studi S3, kami berharap dapat menciptakan atmosfer akademik yang lebih dinamis dan berkualitas,” jelas Rektor.

Manfaat Pendidikan Lanjut bagi Peningkatan Kualitas Pengajaran dan Penelitian

UPRI berkomitmen untuk menjadikan pendidikan tinggi sebagai sarana untuk mencetak lulusan yang kompeten dan siap menghadapi tantangan global.

Rektor menambahkan bahwa keberadaan dosen yang melanjutkan studi doktoral dan pascadoktoral akan memperkaya perspektif ilmiah di kampus, serta meningkatkan produktivitas penelitian dan publikasi ilmiah yang dihasilkan oleh sivitas akademika.

“Dosen yang melanjutkan studi S3 akan membawa perspektif dan keahlian baru yang sangat penting dalam pengembangan penelitian dan publikasi ilmiah, yang nantinya akan berkontribusi pada pengembangan ilmu pengetahuan dan peningkatan reputasi UPRI di tingkat nasional dan internasional,” ujar Rektor.

Investasi Jangka Panjang untuk Kualitas Institusi

Rektor juga menekankan bahwa investasi dalam peningkatan kualitas SDM, khususnya dosen, adalah salah satu langkah strategis untuk memastikan kemajuan jangka panjang universitas. Melalui program studi lanjut ini, UPRI bertujuan untuk menghasilkan lulusan yang tidak hanya terampil secara praktis, tetapi juga memiliki kedalaman pemahaman ilmiah yang dapat diterapkan di berbagai sektor pembangunan.

Sebagai bagian dari upaya penguatan mutu akademik, UPRI berharap dapat terus memperluas kerja sama internasional dalam bidang pendidikan tinggi, termasuk dengan universitas-universitas terkemuka di dunia. Kemitraan tersebut diharapkan dapat memberikan peluang bagi dosen dan mahasiswa untuk mendapatkan pengalaman belajar yang lebih luas dan mendalam. 

Wednesday, February 11, 2026

Edukasi Generasi Muda, Prodi Teknik Pertambangan UPRI Gelar Pengabdian Kepada Masyarakat di SMK Muhammadiyah 2 Bontoala

Edukasi Generasi Muda, Prodi Teknik Pertambangan UPRI Gelar Pengabdian Kepada Masyarakat di SMK Muhammadiyah 2 Bontoala

 

Makassar, 11 Februari 2026 – Fakultas Teknik Universitas Pejuang Republik Indonesia (UPRI) melalui Program Studi Teknik Pertambangan kembali melaksanakan wujud nyata Tridharma Perguruan Tinggi, yakni Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM). Kegiatan yang dirangkaikan dengan sosialisasi penerimaan mahasiswa baru ini sukses digelar pada Rabu (11/2) di SMK Muhammadiyah 2 Bontoala, Makassar.

Acara yang berlangsung dari pukul 10.00 hingga 11.00 WITA ini disambut antusias oleh para siswa dan guru. Bertempat di lingkungan sekolah yang berlokasi di Jl. Andalas Lr. 126H No. 7C, kegiatan ini menghadirkan Ir. Hasni Kasim, MT. sebagai pemateri utama, dan dipandu langsung oleh Wakil Dekan I Bidang Akademik Fakultas Teknik UPRI, Muhammad Yusuf, ST., MT. selaku moderator.


Dalam pemaparannya, Ir. Hasni Kasim, MT. membawakan materi seputar "Pengenalan Dunia Pertambangan". Beliau menjelaskan secara interaktif mengenai potensi sumber daya alam Indonesia, peran penting seorang engineer tambang, hingga prospek karir menjanjikan di industri pertambangan masa depan.

"Kami ingin membuka wawasan adik-adik SMK bahwa dunia pertambangan itu sangat luas dan modern. Indonesia butuh banyak tenaga ahli, dan Fakultas Teknik UPRI siap mencetak kalian menjadi insinyur pertambangan yang andal," papar Ir. Hasni Kasim di hadapan para siswa.


Selain edukasi, sesi sosialisasi juga membedah keunggulan Program Studi Teknik Pertambangan UPRI, mulai dari fasilitas, kurikulum, hingga peluang beasiswa. Dipandu dengan apik oleh Muhammad Yusuf, ST., MT., sesi tanya jawab berlangsung hidup. Banyak siswa SMK Muhammadiyah 2 Bontoala yang menunjukkan ketertarikannya untuk mengetahui lebih lanjut mengenai syarat pendaftaran dan kehidupan kampus di UPRI.


Melalui kegiatan PKM ini, Fakultas Teknik UPRI berharap dapat memberikan kontribusi positif dalam mengedukasi masyarakat, sekaligus menjaring bibit-bibit unggul calon mahasiswa baru yang siap bergabung membangun negeri bersama Teknik Pertambangan UPRI.







Tuesday, February 10, 2026

178 Mahasiswa Ikuti Yudisium Fakultas Teknik UPRI 2025/2026 di Makassar

178 Mahasiswa Ikuti Yudisium Fakultas Teknik UPRI 2025/2026 di Makassar

 

Terkini, Makassar — Fakultas Teknik Universitas Pejuang Republik Indonesia (UPRI) menggelar Yudisium Tahun Akademik 2025/2026 yang berlangsung khidmat di Swiss-Belinn Panakkukang, Selasa (10/2/2026). Kegiatan ini menjadi penanda resmi selesainya masa studi bagi ratusan mahasiswa sebelum melangkah ke tahap wisuda dan dunia profesional.

Ketua Panitia Yudisium, Arif Idham, ST, MT, menyampaikan bahwa peserta yudisium tahun ini secara khusus berasal dari Fakultas Teknik (Prodi Teknik Pertambangan, Teknik Mesin, Teknik Informatika) dengan jumlah mencapai 178 mahasiswa. Angka tersebut mencerminkan konsistensi Fakultas Teknik UPRI dalam mencetak lulusan di bidang strategis seperti Pertambangan, Mesin, dan Informatika.

Dalam sambutannya, Dekan Fakultas Teknik Ir. Hj. Hasni Kasim, MT menegaskan bahwa yudisium bukanlah akhir perjalanan, melainkan awal memasuki dunia nyata. Ilmu yang diperoleh di bangku kuliah harus menjadi bekal untuk terus beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan memberi kontribusi nyata bagi masyarakat serta industri.

“Alumni Fakultas Teknik UPRI diharapkan tidak hanya puas dengan apa yang diperoleh selama kuliah, tetapi terus mengembangkan diri, berinovasi, dan meningkatkan kompetensi agar memiliki nilai tersendiri di dunia industri baik Pertambangan, Mesin, maupun Informatika,” ujarnya.

178 Mahasiswa Ikuti Yudisium Fakultas Teknik UPRI 2025/2026 di Makassar

Dekan juga menjelaskan berbagai upaya fakultas dalam menyiapkan lulusan yang kompeten, mulai dari bursa kerja Fakultas Teknik yang memberikan informasi peluang industri, pelatihan penyusunan CV, hingga pembekalan menghadapi wawancara kerja.

Selain itu, Fakultas Teknik UPRI menjalin kerja sama Fast Track dengan ITB bagi mahasiswa Teknik Pertambangan. Melalui program ini, mahasiswa sudah dapat memilih jalur spesialisasi sejak semester lima dan berpeluang meraih gelar S1 dari UPRI dan S2 dari ITB dalam waktu lima tahun.

Tak hanya di dalam negeri, UPRI juga membuka peluang kerja luar negeri melalui kerja sama dengan Dinas Ketenagakerjaan. Fakultas Teknik memberikan fasilitasi bagi alumni yang berminat berkarier di mancanegara.

“UPRI akan selalu menjadi rumah bagi para alumni. Jaga nama almamater di mana pun berada dan berkarya,” pesan Dekan menutup sambutannya.

Sementara itu, Rektor UPRI M. Darwis Nur Tinri, S.Sos, M.Si turut memberikan motivasi kepada para calon wisudawan.

Ia menjelaskan bahwa UPRI saat ini menaungi 20 program studi, dua program magister (Administrasi Publik dan Ilmu Kesehatan Masyarakat), serta tengah merintis Magister Manajemen.







KERJASAMA KAMI